Siapa yang tidak mengenal computer? Adakah yang belum melihatnya? Saat ini computer sudah digunakan disemua kalangan, baik tua muda, anak sekolah maupun perkuliahan dan juga sangat diutamakan dalam perkantoran. Computer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang pekerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hamper ekslusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi computer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika(Wikipedia,2012). Tetapi semakin berkembangnya jaman dan semakin pintarnya manusia komputerpun mengalami perubahan dan peningkatan. Apa pun dapat dilakukan dengan computer.
Sebagian besar pekerjaan juga tidak lepas dari menggunakan computer. Bahkan pekerjaan dalam bidang psikologi pun juga menggunakan media computer. Contoh paling simple adalah metode mengajar yang digunakan para dosen diperguruan tinggi. Alasannya tidak lain untuk kepraktisan semata dan sistem penyajian (materi) melalui komputer dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti : hyperteks, simulasi–demontrasi ataupun tutorial. Tiap-tiap sistem memiliki keistimewaan masing–masing. Sangat menarik jika keunggulan masing–masing sistem tersebut digabungkan ke dalam satu bentuk model yang dapat digunakan dalam pembelajaran sehingga proses belajar mengajar akan lebih berkesan dan bermakna.
Pengajaran ini juga dapat berkembang menjadi pembelajaran melalui E-learning. E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas. E-Learning sering pula dipahami sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dari intranet di jaringan lokal atau internet. Sebenarnya materi e-Learning tidak harus didistribusikan secara on-line baik melalui jaringan lokal maupun internet, distribusi secara off-line menggunakan media CD/DVD pun termasuk pola e-Learning. Dalam hal ini aplikasi dan materi belajar dikembangkan sesuai kebutuhan dan didistribusikan melalui media CD/DVD, selanjutnya pembelajar dapat memanfatkan CD/DVD tersebut dan belajar di tempat di mana dia berada.
Selain itu ada pula pekerjaan psikotes yang melakukan tes-tes psikologi dengan sistem pengskoringan menggunakan computer. Alasannya tidak lain untuk mempermudah maupun mempercepat proses pengskoringan itu sendiri, apalagi jika tes dilakukan secara klasikal. Salah satu bentuk tesnya yaitu EPPS, IST maupun jenis tes inteligensi lainnya.
Referensi :
elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=13&Itemid=39
Tidak ada komentar:
Posting Komentar